Apa Itu Manipulasi Pasar di Cryptocurrency?

· 4 min read

Informasi Penting

  • Manipulasi pasar adalah upaya memengaruhi harga sebuah aset atau perilaku pasar secara artifisial.
  • Meski bursa kripto kini makin waspada terhadap para manipulator pasar, mengenali pola perilaku yang umum tetap penting untuk mendeteksi pelaku bermaksud jahat.
  • Mengejar manipulasi pasar itu seperti main kejar-kejaran yang penuh tipuan. Untuk melindungi aset kripto Anda, kami merangkum strategi manipulasi yang paling sering dipakai sekaligus cara menghindarinya.

Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari dasar-dasar manipulasi pasar kripto dan bagaimana menghadapi strategi manipulasi pasar yang paling umum.

Manipulasi pasar adalah upaya memengaruhi harga sebuah aset atau perilaku pasar secara artifisial. Biasanya ini melibatkan sekelompok orang atau satu individu yang berusaha menciptakan ilusi di pasar demi meraup untung. Contohnya, "pump and dump" bisa berupa seseorang yang mengeruk keuntungan dengan mengerek harga aset murah lewat berita palsu. Anda mungkin ingat contoh ini dari film Wolf of Wall Street, kisah nyata manipulator bursa saham terkenal Jordan Belfort.

Pada 2018, Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) membuka penyelidikan untuk mengetahui apakah ada manipulasi harga yang menyesatkan di jaringan Bitcoin. Pasar kripto masih muda dan terus tumbuh, artinya para pelaku nakal akan terus mencari cara memanfaatkan minimnya regulasi. Manipulasi tidak membantu pasar dan justru lebih banyak merugikan pesertanya. Meski dalam banyak kasus tergolong ilegal, manipulasi tidak selalu mudah dideteksi oleh regulator dan pejabat berwenang. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari dasar-dasar manipulasi pasar kripto dan bagaimana menghadapi strategi manipulasi pasar yang paling umum.

Manipulasi Pasar dan Manipulasi Mata Uang: Apa Bedanya?

Manipulasi pasar kripto jangan disamakan dengan manipulasi mata uang. Hanya otoritas seperti pemerintah dan bank sentral yang bisa memanipulasi mata uang. Manipulasi mata uang sepenuhnya legal, meski negara lain bisa saja mempersoalkannya. Contohnya, pemerintah bisa ingin tampil lebih kompetitif dengan menurunkan nilai mata uangnya terhadap mata uang lain. Praktik ini biasa disebut "devaluasi".

Empat strategi manipulasi pasar yang umum

1. Pump and Dump

Biang kerok yang paling sering muncul di pasar kripto adalah pump and dump, ketika sekelompok orang bekerja sama mengerek nilai sebuah koin secara artifisial. Pump and dump biasanya menyasar koin berkapitalisasi pasar kecil yang hanya tersedia di segelintir bursa. Anggota kelompok tersebut membeli koin lebih awal lalu menjualnya ketika investor dan pengguna lain sudah cukup tertarik untuk ikut membeli. Dalam beberapa tahun terakhir, manipulasi pump and dump jadi makin mudah berkat komunitas media sosial seperti Reddit, Telegram, dan Discord. Anda mungkin ingat nama-nama seperti Moon Pumps. Dalam situasi seperti ini, biasanya para pemimpin grup yang untung sementara peserta lain merugi.

2. Tipuan Whale Wall

Bentuk spoofing ini adalah taktik yang umum ketika Bitcoin baru muncul, dan sampai sekarang masih terjadi di bursa yang minim regulasi. Strateginya melibatkan seekor whale yang memasang order berukuran besar di order book untuk menciptakan dinding beli dan dinding jual palsu. Contohnya, jika seorang whale ingin membangun sentimen negatif dan menurunkan harga sebuah koin, ia akan mulai memasang order jual dalam jumlah besar agar investor panik dan ikut menjual. Ketika investor mulai menjual beramai-ramai, whale tersebut akan membatalkan order jualnya lalu mulai membeli di harga yang lebih rendah.

3. Volume Transaksi Palsu yang Digelembungkan

Penipuan penggelembungan volume mirip dengan tipuan whale wall, sebab keduanya sama-sama menyuntikkan informasi menyesatkan ke pasar. Strategi ini melibatkan individu atau kelompok yang membeli dan menjual cryptocurrency yang sama secara cepat, sehingga volumenya menggelembung secara artifisial. Meningkatnya aktivitas pada aset tersebut menarik perhatian investor dan pengguna, lalu berujung pada harga yang makin rusak. Bursa kecil yang tidak teregulasi biasanya yang melakukan transaksi palsu semacam ini demi menaikkan volume perdagangan, mengeruk lebih banyak komisi, dan menarik lebih banyak pengguna.

4. Stop Hunting

Stop hunting terjadi ketika seorang whale menyeret harga sebuah cryptocurrency ke titik di mana banyak pelaku pasar memasang order stop-loss. Kebanyakan orang menempatkan order stop-nya di level teknikal yang mirip-mirip. Whale tersebut kemudian memasang banyak order jual untuk menekan harga dan memicu stop-loss, sehingga tercipta volatilitas tinggi sekaligus kesempatan membeli aset itu di harga lebih murah.

Bagaimana Manipulasi Pasar Memengaruhi Pasar Kripto?

Manipulasi pasar menaikkan volatilitas di pasar kripto dan membuatnya terlihat kacau serta tidak aman bagi investor baru. Jika manipulasi pasar kripto terus berada di area abu-abu, regulator dan pemerintah akan terus mengawasi ketat industri baru ini. Volume yang tipis pada koin tertentu gampang dimanipulasi, dan setelah kenaikan besar, penurunan tajam juga cukup lazim terjadi, terutama di bursa kripto yang relatif kecil. Kadang whale bahkan tidak perlu membeli atau menjual asetnya sama sekali. Cukup dengan melempar satu cuitan misterius, mereka bisa membuat sebuah aset melesat atau, yang lebih parah, terjun ke dasar. Jika Anda ingin melindungi aset kripto dari manipulasi pasar, simak terus empat strategi berbeda yang bisa Anda tambahkan ke perbendaharaan Anda.

Bagaimana Cara Menghadapi Manipulasi Pasar?

Melacak manipulasi pasar itu seperti main petak umpet yang licin. Selalu ingat untuk melakukan riset dan due diligence sendiri sebelum berinvestasi di aset apa pun. Kami merangkum empat strategi kunci untuk melindungi aset kripto Anda dari manipulasi pasar.

1. Konfirmasi dari beberapa sumber.

Jangan bergantung pada satu sumber informasi saja, seperti order book, untuk memastikan pergerakan sebuah aset. Bandingkan data aset Anda dari berbagai sumber seperti CoinGecko dan CoinMarketCap.

2. Perhatikan tren harga sebelumnya.

Dari waktu ke waktu, whale akan menggelembungkan volume dengan membuat transaksi palsu di berbagai bursa. Contohnya, memasang order besar di bursa populer lalu melakukan kebalikannya di bursa kecil. Pengguna bisa menghindari taktik whale ini dengan mendasarkan keputusannya pada tren harga masa lalu, bukan pada pergerakan yang baru saja terjadi.

3. Diversifikasi portofolio investasi Anda.

Portofolio kripto Anda sebaiknya berisi aset yang cukup beragam sesuai seberapa besar risiko yang ingin Anda ambil. Dengan kata lain, jangan taruh semua telur dalam satu keranjang. Jika portofolio Anda cukup beragam, manipulasi pasar hanya akan memengaruhi sebagian kecil dari aset yang Anda pegang.

manipulasi pasar crypto pump and dump stop hunting whale crypto volume palsu bursa kripto