Apa Itu Smart Contract?

· 2 min read

Sederhananya, transaksi yang berjalan dengan sendirinya tanpa perlu perantara apa pun, sebagai hasil terpenuhinya syarat-syarat yang telah disepakati kedua belah pihak dalam kerangka aturan yang sudah ditetapkan sejak awal, disebut "smart contract" atau kontrak pintar. Ia punya logika transaksi sendiri, yakni logika "jika ini terjadi — maka itu akan terjadi". Dengan begitu, pihak ketiga tidak lagi dibutuhkan. Proses berjalan dan kontrak terbentuk di atas landasan kepercayaan. Landasan kepercayaan ini sangat penting bagi kedua pihak, sebab keduanya berada dalam posisi dengan syarat yang setara. Tidak mungkin salah satu pihak mendominasi pihak lainnya. Karena alasan-alasan inilah smart contract disebut kontrak yang berbasis kepercayaan.

Kapan Smart Contract Muncul

Gagasan smart contract pertama kali diperkenalkan Nick Szabo pada 1993. Karena itu, ditambah gagasannya soal Bit Gold, Szabo bahkan dianggap sebagian orang sebagai Satoshi Nakamoto.

Bila ingin membahas smart contract dan penerapannya lebih detail, kita perlu menyebut Vitalik Buterin, sosok di balik platform Ethereum. Buterin berpendapat bahwa pemanfaatan blockchain seharusnya tidak berhenti pada mata uang kripto saja, melainkan bisa dipakai untuk beragam keperluan lain. Ketika para developer di dalam sistem membuat kontrak yang bisa bekerja di mana pun di dunia, mereka diberi imbalan berupa cryptocurrency bernama "ether". Untuk memakai smart contract, pengguna membayar dengan ether. Semakin efisien kontrak yang dibuat developer, semakin sedikit pula ether yang dibayarkan ke sistem.

Cara Kerja Smart Contract

Pertama, komoditas ditentukan, yakni produk atau barang yang dianggap bernilai ketika kontrak itu terwujud.

Syarat-syarat kontrak ditetapkan dan diprogram secara dua arah.

Komoditas dan syarat-syaratnya dimasukkan sebagai blok baru ke dalam blockchain yang permanen dan tidak bisa diubah.

Jika syarat kontrak terpenuhi oleh kedua pihak, kontrak akan dieksekusi.

Transfer komoditas yang ditentukan di awal dijalankan sesuai syarat yang tertulis dalam smart contract.

apa itu smart contract kontrak pintar blockchain cara kerja smart contract ethereum nick szabo