Apa Itu Support dan Resistance dalam Analisis Cryptocurrency?

· 3 min read

Support dan resistance adalah konsep yang dipakai dalam analisis teknikal untuk menyatakan titik terendah dan puncak harga. Keduanya juga termasuk konsep yang sering dipakai dalam analisis harga cryptocurrency. Di titik support diperkirakan harga tidak akan turun lebih jauh lagi, sementara di titik resistance ada ekspektasi bahwa harga tidak akan naik lebih tinggi lagi.

Apa Itu Support dan Resistance?

Titik support dan resistance adalah titik yang terbentuk secara alami sebagai hasil perilaku para investor di pasar. Titik support dan resistance bisa diikuti dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang. Titik-titik ini ditentukan dari hasil pengamatan pergerakan harga di riwayat grafik. Diyakini bahwa harga tidak bisa menembus level tersebut.

Titik support merujuk pada titik ketika harga berada di posisi terendah pada sebuah grafik. Grafik harga yang sedang turun diperkirakan tidak akan melanjutkan penurunannya setelah menyentuh titik support. Dengan kata lain, titik support mencegah harga jatuh lebih dalam. Ketika titik support tercapai, aksi jual berhenti. Sebab, investor umumnya tidak ingin menjual cryptocurrency mereka saat harga berada di titik terendah. Untuk menjual, investor menunggu harga naik lebih dulu.

Bisa dikatakan bahwa ketika titik support ditembus, titik itu akan berubah menjadi titik resistance yang baru. Karena itu, harga terus melanjutkan penurunan ketika titik support jebol. Penurunan di grafik diperkirakan berlanjut sampai titik support dan resistance yang baru terbentuk.

Titik resistance bisa dianggap sebagai kebalikan dari titik support. Titik resistance adalah titik ketika tren naik berakhir pada grafik yang sedang bullish. Titik resistance berfungsi seperti atap yang mencegah harga terus naik. Begitu titik resistance tercapai, harga diperkirakan tidak akan naik lebih jauh. Pada titik ini, pembelian aset kripto terkait berhenti karena harga dianggap sudah mencapai puncaknya. Investor menunggu harga turun sebelum mengambil keputusan membeli.

Ketika titik resistance ditembus, titik itu berubah menjadi titik support yang baru. Setelah titik resistance jebol, harga diperkirakan naik melewati titik tersebut. Karena itu, diasumsikan pembelian akan meningkat.

Cara Memakai Support dan Resistance dalam Analisis Cryptocurrency

Titik support dan resistance bisa ditemukan dengan membaca grafik jangka pendek, menengah, atau panjang dari aset kripto yang Anda incar. Berdasarkan perjalanan historis sebuah grafik cryptocurrency, titik dasar atau titik puncak harga bisa ditentukan. Mengidentifikasi titik support dan resistance bagi investor Bitcoin atau cryptocurrency bisa dilihat sebagai salah satu elemen yang membantu memutuskan di titik mana sebaiknya membeli atau menjual.

Jenis-Jenis Support dan Resistance

Titik support dan resistance pada grafik yang berbeda bisa ditentukan dengan berbagai cara. Ada beberapa metode yang berguna untuk mengidentifikasinya. Support dan resistance berbasis moving average, Fibonacci, dan trendline adalah beberapa di antaranya.

Support dan Resistance Moving Average

Metode moving average adalah indikator untuk menemukan titik support dan resistance. Indikator moving average dihitung dengan merata-ratakan harga selama periode waktu tertentu. Melihat tren naik pada moving average bisa dipakai untuk menentukan titik resistance, sementara tren turunnya bisa dipakai untuk menentukan titik support.

Support dan Resistance Fibonacci

Deret Fibonacci adalah salah satu konsep matematika yang dipakai dalam analisis teknikal. Dengan memakai deret Fibonacci, sebuah grafik diharapkan mencapai golden ratio. Angka-angka yang membentuk deret Fibonacci, yaitu 1-1-2-3-5-8-13-21-34, dibagi ke dalam interval hari tertentu. Garis-garis yang ditarik antara lantai dan atap disebut Fibonacci arc. Jika harga mendekati Fibonacci arc dari atas, titik itu ditafsirkan sebagai titik support. Jika harga mendekati Fibonacci arc dari bawah ke atas, titik itu disebut titik resistance.

Support dan Resistance Trendline

Trendline terbentuk dengan menarik garis sejajar pergerakan harga yang sedang naik atau turun pada sebuah grafik. Titik-titik pertemuan trendline dipakai untuk menunjukkan titik support dan resistance. Ketika dua trendline yang bergerak turun bertemu, sebuah titik support diperkirakan terbentuk. Pertemuan dua trendline yang bergerak naik ditafsirkan sebagai titik resistance.

support dan resistance analisis teknikal crypto level support crypto fibonacci trading trendline crypto