Apa Itu DApp (Aplikasi Terdesentralisasi)?

· 1 min read

DApp adalah kumpulan aplikasi dan sistem yang bersifat terdesentralisasi. DApp memanfaatkan teknologi blockchain. Aplikasinya bekerja dengan sistem jaringan peer-to-peer. DApp tidak punya mekanisme yang mengontrol jaringan. Ia tidak bisa dikendalikan oleh otoritas pusat mana pun. Kendali atas data sepenuhnya ada di tangan pengguna. Karena bersifat terdesentralisasi, tidak ada campur tangan dari luar yang bisa masuk ke DApp. Dengan begitu, keamanan pengguna selalu jadi yang paling utama.

DApp tidak terbatas pada aplikasi mobile saja. Ada juga DApp yang berbentuk web browser dan video game. Lewat fitur-fiturnya, DApp bisa memberi kemudahan bagi pengguna dalam kehidupan sehari-hari. Sebagian DApp punya fungsi seperti membeli dan menjual asuransi, menyewakan daya komputasi, hingga membuat pasar bagi para freelancer.

Teknologi DApp

DApp memanfaatkan teknologi blockchain. Tidak ada pihak ketiga yang terlibat dalam seluruh transaksi di DApp. Tidak ada server pusat. Aplikasinya bekerja dengan sistem jaringan peer-to-peer. Tidak ada kendali terpusat atas jaringan. DApp memakai kode open source. Semua transaksi bisa dilihat siapa saja. DApp adalah teknologi yang sedang tumbuh di atas blockchain.

Apa yang Diberikan DApp?

Berkat desentralisasinya, DApp tertutup dari segala campur tangan luar. Ia tidak bisa disensor oleh otoritas mana pun. Ia juga tidak bisa dihentikan oleh faktor eksternal. Waktu henti pada DApp hanya terjadi karena masalah teknis yang dialami penggunanya. DApp terus berjalan sepanjang waktu. Ketiadaan server pusat membuat kendali penuh atas data berada di tangan pengguna. Dengan penggunaan kode open source, seluruh catatan menjadi terbuka bagi pengguna lewat blockchain.

apa itu dapp aplikasi terdesentralisasi teknologi dapp dapp blockchain jaringan peer-to-peer