Apa Itu FOMO?

· 1 min read

Ketika cryptocurrency mulai mengambil tempat di pasar investasi, banyak konsep baru ikut masuk ke dalam hidup kita. Salah satu konsep itu, "FOMO", termasuk istilah yang paling sering muncul dalam literatur. FOMO, konsep yang berakar dari psikologi, adalah singkatan dari "fear of missing out". Ini adalah perasaan yang umumnya dilekatkan pada para pecandu media sosial dan digambarkan sebagai kondisi yang paling banyak dihadapi zaman kita. Secara makna kata, FOMO bisa diartikan sebagai rasa takut ketinggalan sebuah perkembangan atau kehilangan kesempatan atas suatu keadaan. Karena itulah orang selalu ingin menjaga relasinya tetap terkini. Karena konsep ini diklaim memberi kontribusi positif bagi kesehatan mental, FOMO diterima sebagai kebutuhan psikologis. Ia bisa dijelaskan sebagai keterikatan mental seseorang pada suatu keadaan sekaligus perasaan lega ketika terlepas darinya.

Hubungan Cryptocurrency dan FOMO

Investor harus mengambil keputusan rasional dalam investasi uang kripto. Namun, investor juga bisa membentuk investasinya dengan bergerak mengikuti dorongan FOMO alih-alih berpikir rasional. Di pasar cryptocurrency, kondisi ini muncul dalam bentuk rasa takut ketinggalan peluang. Hubungan ini, yang bisa disebut sebagai tidak menyadari adanya peluang atau tidak memanfaatkan peluang yang sudah dinikmati investor lain, kadang bahkan membuat investor mengambil keputusan yang keliru. Karena itu, mengambil keputusan di bawah pengaruh FOMO cukup berbahaya dan bisa memicu situasi yang sangat berisiko. Di balik investasi yang tidak tepat waktu, umumnya bersemayam keputusan yang digerakkan emosi.

apa itu fomo fomo crypto psikologi trading kesalahan investor crypto fear of missing out