Apa Itu BscScan dan Bagaimana Cara Menggunakannya?

· 6 min read

Ringkasan Singkat

Binance Smart Chain (BSC) menunjukkan pertumbuhan yang stabil dari sisi transaksi on-chain maupun pemakaiannya. Lalu, seperti apa sebenarnya wujud pertumbuhan itu dalam angka? Hal terbaik dari rantai publik adalah, sesuai namanya, ia terbuka untuk semua orang. Artinya, Anda bisa mengikuti perkembangannya sendiri.

Ingin mengenal berbagai metrik BSC tapi bingung harus mulai dari mana? Tenang, kami sudah menyiapkan panduan lengkap untuk membantu Anda memulai dengan block explorer BscScan. Dengan begitu, Anda bisa mengikuti pertumbuhan Binance Smart Chain dari dekat.

Banyak fitur yang disebut dalam artikel ini bisa diakses dari bagian [Charts and Stats], yang bisa Anda buka dengan mengarahkan kursor ke [Resources] di toolbar. Di sana ada data transaksi harian, alamat wallet unik, token-token utama, dan masih banyak lagi. BscScan adalah alat yang bagus untuk memeriksa keabsahan smart contract, bahkan untuk menelaah koleksi NFT baru.

Pengantar

Kita sering membicarakan blockchain publik yang bersifat permissionless, artinya siapa pun yang punya alamat bisa berinteraksi dengannya. Tapi tahukah Anda bahwa pengembangan di blockchain juga bersifat permissionless? Siapa pun yang punya pengalaman bisa menerbitkan DApp-nya di sebuah blockchain, dan tidak ada yang bisa menghalangi.

Inilah salah satu alasan pesatnya perkembangan dunia Keuangan Terdesentralisasi (DeFi). Meski Binance Smart Chain (BSC) masih tergolong blockchain muda, pertumbuhannya sudah sangat mengesankan. Seberapa mengesankan? Pasti itu yang Anda tanyakan. Ada banyak sekali data on-chain yang terbuka untuk publik, jadi investor dan pengguna bisa dengan mudah memeriksa aktivitas jaringannya.

Kalau Anda ingin mengakses data on-chain itu, blockchain explorer seperti BscScan adalah cara termudah untuk menemukan semua yang Anda butuhkan.

Apa Itu BscScan?

BscScan (BscScan.com) adalah blockchain explorer yang dikembangkan oleh tim yang sama dengan Etherscan. Alat ini tidak hanya menyediakan platform analitik untuk Binance Smart Chain, tapi juga punya banyak fitur andalan lain. Fitur-fitur ini bisa menjadi sumber informasi yang bagus kalau Anda ingin mengikuti proyek-proyek DeFi yang dibangun di atas BSC. Anda juga bisa memakai BscScan untuk:

  1. Menelaah transaksi dan melacak perkembangannya.

  2. Melihat blok-blok terakhir yang ditambahkan ke blockchain.

  3. Memeriksa saldo wallet dan melihat semua transaksi yang dilakukan wallet tersebut.

  4. Mencari, membaca, dan berinteraksi dengan smart contract yang tersedia di blockchain.

  5. Menelusuri pasokan token dan cryptocurrency lain.

Semua informasi ini bisa diakses tanpa perlu mendaftar dan sepenuhnya gratis. Blockchain explorer menampilkan informasi tersebut dengan cara yang sederhana dan mudah dijelajahi.

Kenapa saya perlu memakai BscScan?

BscScan dikembangkan oleh tim tepercaya di balik EtherScan, block explorer populer untuk Ethereum. Selain reputasinya, BscScan membantu Anda menjelajahi blockchain. Kalau Anda tahu cara memakai penjelajah ini, Anda bisa dengan cepat menyelesaikan persoalan dasar dan menemukan jawaban atas pertanyaan Anda.

Misalnya, tahu cara menelaah smart contract di BscScan adalah keterampilan berguna bagi siapa pun yang memakai DApp. Anda bisa memeriksa apakah sebuah smart contract sudah terverifikasi, bahkan berinteraksi langsung dengan DApp-nya bila API DApp tersebut sedang tidak berfungsi. Tapi data on-chain menyimpan jauh lebih banyak hal daripada sekadar memeriksa smart contract dan transaksi di baliknya.

Contohnya, Anda bisa memasang whale alert untuk memantau transaksi besar. Kadang perpindahan BNB dalam jumlah besar ke sebuah exchange bisa menandakan aksi jual yang akan segera terjadi. Anda bahkan bisa melacak wallet para pendiri protokol DeFi untuk melihat apakah mereka sedang memindahkan token. Mari kita bahas beberapa alat dan metrik yang paling sering dipakai dan bisa Anda telaah lewat BscScan.

Bagaimana cara menemukan yield farm di Binance Smart Chain?

Dashboard yield farming BscScan menampilkan seluruh peluang farming utama yang tersedia. Anda bisa membukanya dengan mengarahkan kursor ke tombol [Resources] lalu mengeklik [Yield Farms List].

Dari sini Anda bisa melihat farm-farm terbaru, mempelajari cara mengaksesnya, membuka situs webnya, dan memahami cara kerja sebuah farm. Yield farming (atau liquidity mining) adalah cara memperoleh kripto dari simpanan yang sudah Anda miliki. Anda bisa memperoleh imbal hasil di Binance Smart Chain lewat platform seperti PancakeSwap. Karena biaya di BSC rendah dibanding alternatif seperti Ethereum, BSC ideal bagi pemain bermodal kecil untuk masuk ke dunia yield farming dan memanfaatkan peluang penghasilan yang ada. Tapi Anda harus berhati-hati karena banyak proyek penipuan berkeliaran. Anda wajib melakukan riset sendiri (DYOR) dan jangan mempertaruhkan dana yang tidak sanggup Anda tanggung kerugiannya.

Sumber lain yang bagus untuk mengikuti berbagai DApp di ekosistem BSC adalah https://mathdapp.store/. Di situs ini, Anda bisa mengakses daftar DApp BSC tepercaya dengan memilih Binance Smart Chain dari menu di sebelah kiri.

Bagaimana cara mengetahui rata-rata gas price Binance Smart Chain?

Pertama, arahkan kursor Anda ke tab [Resources], klik [Chart & Stats], lalu [Average Gas Price Chart].

Grafik rata-rata gas fee yang dipakai untuk menghitung biaya gas yang dibayar pengguna untuk transaksi BSC pun akan muncul.

Seperti yang kami singgung tadi, gas fee di BSC sangat rendah. Di BSC, 1 gwei setara 10-9, yakni 0,000000001 BNB. Mengirim 10 BNB dengan rata-rata gas fee sekitar 6,5 gwei hanya menghabiskan kurang dari sepuluh sen. Bahkan jika Anda mengirim sepuluh atau seratus kali jumlah itu, Anda paling banter membayar 20 sen.

Melihat riwayat transaksinya, kita bisa menemukan sebagian orang membayar biaya transaksi yang lebih tinggi dari biasanya. Ini kemungkinan besar karena kebiasaan lama pengguna di Ethereum atau blockchain lain. Padahal, itu sebenarnya tidak perlu. Binance Smart Chain masih jauh dari kondisi jaringan yang padat. Jadi, 6,5 gwei semestinya sudah cukup untuk transaksi sederhana selama kondisi jaringan tetap stabil.

Bagaimana cara mengetahui jumlah alamat unik Binance Smart Chain?

Hitungan alamat unik di BscScan adalah metrik yang bagus kalau Anda ingin tahu kira-kira berapa banyak pengguna jaringan ini. Anda bisa mengetahui jumlah alamat unik dengan mengarahkan kursor ke tab [Resources], mengeklik [Chart & Stats], lalu [Unique Addresses Chart].

Jadi, apakah adanya 100 alamat unik di sebuah blockchain berarti blockchain itu punya 100 pengguna? Tentu tidak! Siapa pun bisa membuat banyak alamat sekaligus. Tapi meski begitu, berkat keajaiban kriptografi, kita tidak akan kehabisan alamat baru dalam waktu yang sangat lama. Di sisi lain, akan sangat sulit menentukan apakah alamat-alamat tersebut dimiliki orang yang sama.

Jadi, kita tahu siapa pun bisa membuat lebih dari satu alamat, dan metrik ini sebenarnya bisa melebih-lebihkan jumlah pengguna. Meski demikian, jumlah alamat unik tetap bisa memberi kita gambaran kasar soal pertumbuhan jaringan.

Bagaimana cara mengetahui jumlah transaksi harian Binance Smart Chain?

Grafik ini menampilkan total jumlah transaksi di Binance Smart Chain pada satu hari tertentu. Grafik ini juga bisa diakses di bagian [Charts & Stats].

Meski sebagian smart contract membutuhkan lebih banyak proses dibanding yang lain, grafik ini bisa memberi gambaran umum soal aktivitas dan kepadatan jaringan. Jumlah transaksi juga menjadi pertanda baik bagi jaringan yang sehat dan bertumbuh, dan informasi ini bisa berguna bagi investor BNB.

Apa saja token BEP-20 utama?

Halaman Token Tracker memungkinkan Anda melacak token BEP-20 utama berdasarkan kapitalisasi pasar atau volume perdagangan harian. Ini akan memberi Anda gambaran token mana yang punya nilai kumulatif dan volume transaksi tertinggi di blockchain BSC.

Yang perlu diperhatikan di sini adalah informasi tokennya. Pemegang token/kontrak bisa memperbarui informasi token di BSC agar Anda memperoleh keterangan lebih lengkap soal token tersebut. Kalau tim BscScan belum memverifikasi alamat kontrak sebuah token, alamat itu bisa jadi tidak bisa diandalkan.

Anda akan menemukan banyak wrapped token di halaman ini. Binance-Peg ChainLink (LINK) hanyalah salah satu contohnya. Token ini adalah LINK berstandar ERC-20 yang dibungkus di BSC sebagai token BEP-20. Lalu, apa arti wrapping? Membuat versi tertokenisasi dari sebuah coin atau token yang berasal dari blockchain lain itulah yang disebut wrapping.

Wrapping memungkinkan coin dan token non-BSC dipakai di ekosistem DeFi Binance. Misalnya, kalau Anda punya LINK dan ingin memakainya untuk farming di BSC, Anda bisa melakukannya dengan mudah berkat teknologi wrapping.

Kalau Anda tertarik pada token wrapping, Anda bisa melihat proyek Binance Bridge. Tapi ingat, meski membungkus sebuah coin cukup mudah, Anda tidak selalu perlu melakukannya sendiri. Anda bisa membeli dan menjual token yang sudah dibungkus tanpa perlu repot dengan proses wrapping.

apa itu bscscan cara pakai bscscan binance smart chain token bep-20 yield farming bsc