#1 – Bayar diri Anda lebih dulu
Tips pertama untuk menambah isi rekening adalah membayar diri sendiri lebih dulu begitu gajian tiba. Ketika uang akhirnya masuk, hampir semua orang tergoda membelanjakannya. Anda bisa membuat berbagai aturan agar lebih banyak menabung dan lebih sedikit berbelanja, tapi aturan itu jarang bertahan — kecuali kalau Anda menyisihkan bagian Anda sendiri lebih dulu.
Prinsipnya: sisihkan tabungan di awal, sisanya baru dipakai untuk belanja, nongkrong bersama teman, dan membayar tagihan. Beberapa cara praktis melakukannya:
- Buat instruksi transfer otomatis di bank. Setiap kali gaji masuk, sebagian dana langsung dipindahkan ke rekening tabungan. Mulailah dari jumlah kecil dan biarkan tumbuh.
- Minta pemberi kerja menyetorkan persentase tertentu dari gaji langsung ke rekening tabungan Anda.
- Kalau Anda memakai anggaran bulanan, masukkan target menabung sebagai pos tetap di dalamnya.
#2 – Hindari belanja impulsif
Belanja impulsif adalah membayar sesuatu yang tidak pernah Anda rencanakan. Kalau Anda ingin menabung lebih banyak dan berbelanja lebih sedikit, tahan diri dari pembelian mendadak.
Dalam banyak kasus, cara tercepat dan termudah menambah tabungan justru bukan menambah pemasukan, melainkan memangkas pengeluaran. Karena itu, catat pengeluaran Anda — bahkan dengan pena dan kertas — dan belanjakan hanya yang sudah Anda rencanakan.
Belanja impulsif bisa Anda hindari dengan beberapa kebiasaan berikut:
- Ajak orang lain saat berbelanja agar ada yang mengingatkan.
- Hindari belanja saat Anda sedang cemas, dan jangan tergoda barang yang dipajang di ujung rak.
- Biasakan setiap bulan berlalu tanpa pembelian yang sia-sia.
- Kurangi waktu di media sosial dan berhenti berlangganan email promosi.
- Tetapkan anggaran bulanan dan patuhi.
#3 – Lipat gandakan penghasilan Anda
Kalau Anda ingin saldo rekening bertambah, Anda harus bersedia bekerja lebih keras untuk menambah pemasukan. Sisi lain dari memangkas biaya adalah memastikan uang yang masuk lebih besar daripada yang keluar.
Salah satu caranya adalah mencari pekerjaan sampingan. Anda juga bisa mempertimbangkan lembur di pekerjaan sekarang, mencari posisi dengan bayaran lebih tinggi, atau merundingkan kenaikan gaji dengan atasan Anda.
Dan kalau Anda tidak ingin bergantung pada orang lain untuk menaikkan penghasilan, Anda bisa memulai usaha sendiri. Jadi wirausahawan, dan pegang kendali penuh atas keuangan Anda.
#4 – Kurangi transaksi perbankan
Kalau Anda ingin saldo terus tumbuh, pertimbangkan untuk mengurangi frekuensi transfer dan penarikan dana. Kadang bank memang tidak memungut biaya untuk itu — dan justru di situlah bahayanya. Perlakukan uang Anda sebagai sesuatu yang tidak gampang diambil.
Dengan menghindari transfer yang terlalu sering, Anda sekaligus menekan pembelian impulsif dan bisa menyaksikan saldo rekening bertumbuh. Ketika rekening Anda perlu diberi napas, saat itulah kartu ATM sebaiknya disimpan dulu.
#5 – Batalkan semua langganan yang tidak Anda butuhkan
Ketika banyak langganan otomatis berjalan diam-diam, menambah saldo rekening jadi pekerjaan yang berat.
Kalau ingin rekening Anda tumbuh, hentikan langganan koran, keanggotaan gym, dan berbagai layanan berlangganan yang sebenarnya tidak sempat Anda pakai. Semua itu, sekecil apa pun, menggerus saldo Anda setiap bulan.
Mulailah dengan memeriksa tagihan bulanan dan mencatat seluruh pengeluaran. Putuskan mana yang layak diteruskan dan mana yang tidak. Misalnya, batasi langganan TV berbayar hanya pada paket yang benar-benar Anda tonton, atau kurangi sementara anggaran belanja pribadi Anda.
Penutup
Masih banyak hal lain yang bisa dibahas soal utang dan kekayaan, tapi intinya sederhana: kemampuan mengelola keuangan adalah yang membuat saldo rekening Anda tersenyum. Kalau Anda ingin menjadi kaya, mulailah dengan menetapkan tujuan, menambah penghasilan, mengelola utang, memangkas biaya, dan menahan pengeluaran seminimal mungkin.
